Juru masak Ayurveda memperoleh pengetahuannya tentang bumbu, rempah-rempah, sayuran.
yang membantu mereka menjaga keharmonisan fisik, mental, sosial dan spiritual.
Ayurveda tidak memandang proses memasak sebagai hal yang terpisah dari pencernaan dan nutrisi. Itu sebabnya Ayurveda selalu menganjurkan urutan makan. Fokusnya adalah pada pencernaan yang lebih mudah dan kemampuan tubuh dalam mengekstraksi esensi nutrisi dari makanan yang dikonsumsi.
Makanan Ayurveda menggugah selera, beraroma dan aromatik serta merupakan cara menawarkan cinta, menjadi penyembuhan ketika disajikan dalam suasana yang menginspirasi. Pembersihan racun yang masuk ke dalam tubuh dan vitalisasi elektrokimia tubuh adalah tujuan utama. Memasak Ayurveda dengan demikian merupakan seni dan ilmu pada saat yang sama, ketika memasak menjadi alkimia dan makanan menjadi Tantra.
Menurut Ayurveda, rasa suatu makanan merupakan informasi penting bagi tubuh, karena setiap rasa memiliki efek tertentu. Enam rasa utama Ayurveda adalah manis (madhura), asam (amla), asin (lavana), pahit (tikta), astringent (kashaya), dan pedas (katu). Pola makan yang seimbang akan menghasilkan kombinasi yang sehat dari ketiga hal tersebut. Oleh karena itu, penting untuk memasukkan enam hal ini saat menyiapkan makanan Ayurveda.
Baca selengkapnya